Dukung Deklarasi Damai Umat Beragama, Wagub: Menjaga Kerukunan Tanggungjawab Bersama
POSKOTAKALTIMNEWS.COM,SAMARINDA- Wakil Gubernur
Kaltim H Hadi Mulyadi mengajak semua
elemen masyarakat termasuk para tokoh agama (Toga) dan tokoh masyarakat (Tomas)
terus mensosialisasikan pentingnya
untuk selalu tetap menjaga kondusifitas
daerah, dengan memelihara dan menjaga
kedamaian, kerukunan, persatuan dan kesatuan dalam kehidupan berbangsa
dan bernegara.
"Peran Toga dan Tomas sangat
penting untuk selalu menjaga stabilitas keamanan dan kondusifitas
daerah tetap terjaga, dengan begitu kita
akan mampu menangkal setiap upaya memecah belah
persatuan dan kesatuan bangsa," pesan Hadi Mulyadi usai menjadi menyaksikan Deklarasi Damai Umat Beragama oleh tokoh lintas agama di Kaltim,
sebelum melepas jalan sehat kerukunan
umat, yang diselenggarakan Kanwil Kemanag Provinsi Kaltim dan Foruk Kerukunan
Umat Beragama (FKUB) Kaltim, Sabtu (14/1/2023) lalu.
Wagub
Hadi Mulyadi menambahkan, tugas menjaga kerukunan umat merupakan
tanggungjawab bersama, guna mewujudkan kehidupan yang rukun, tentram, dan
damai. Oleh karena itu, pentingnya menjaga kerukunan antarumat
beragama dan bersikap toleransi antar sesama.
“Dengan
deklarasi Damai Umat Beragama, seluruh elemen masyarakat dapat menjaga kerukunan antarumat, termasuk
peran Toga dan Tomas memiliki peran
penting dalam upaya mengurangi dan menghindari terjadinya konflik di
masyarakat, melalui penyuluh dan
memberikan pemahaman kepada masyarakat dalam memaknai toleransi umat beragama,”
tandasnya.
Wagub Hadi Mulyadi juga
meminta kepada seluruh elemen masyarakat
untuk mewaspadai politik adu domba yang sengaja dimainkan oleh
pihak-pihak tertentu untuk memecah belah bangsa. Masyarakat Kaltim cinta kerukunan dan
toleransi. Terlebih, di dalam ajaran agama apapun tidak dibenarkan melakukan
tindakan-tindakan perpecahan bagi anak bangsa.
"Oleh karena itu, saya mengingatkan kepada masyarakat melalui tokoh agama dan tokoh
masyarakat, dan pimpinan Ormas agar
selalu mengajak warganya menjaga kondusivitas dan Kamtibmas yang sudah
terpelihara dengan baik selama ini. Masyarakat menjadi garda terdepan menjaga
persatuan dan kesatuan,”pesannya.
Kaltim yang kondusif, lanjutnya Mantan
Legislator Karang Paci dan Senayan,
merupakan hasil dari kerja bersama dari seluruh komponen masyarakat di
Kaltim, termasuk peran parab tokoh agama, dan masyarakat di Kaltim yang turut
menjaga kerukunan umat beragama di Benua Etam.
“Kerukunan umat beragama di Kaltim sangat
terjalin baik. Saya bertanggung jawab atas keamanan dan hak hidup seluruh
masyarakat Benua Etam, untuk mendapatkan kebebasan beragama dan kebebasan
beribadah selayak-layaknya. Mari kita jaga kekompakkan, jaga persatuan dan
kesatuan, hilangkan perselisihan. Mari kita bersama bangun Kalimantan Timur dan
Ibu Kota Nusantara,” papar Hadi Mulyadi.
Deklarasi umat beragama damai yang
ditandatangani tokoh lintas agama di Provinsi Kaltim yaitu Ketua MUI
Kaltim.Ketua PGIW. Keuskupan Agung Provinsi Kaltim. PHDI Kaltim. Permabudhi
Kaltim dan MATAKIN Provinsi Kaltim. (mar)